Minggu, 19 Juni 2011

Jantung Embun


Seperti keheningan jantung-jantung embun yang kurengkuh di kelopak pagi.. 
aku masih menunggu hingga malam tinggal separuh.. 
menggantung rindu di langit-langit hati.. 
Biar senyum menjadi satu bersama letih, 
sebab sabar akan selalu berarti baik.. 
bila jalan setapak yang kita lalui sebuta malam tanpa purnama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar